DPUPKP Kabupaten Sleman Menerima Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Jawa Tengah

Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah terkait pengelolaan infrastruktur jalan dan jembatan, serta perumahan dan kawasan permukiman, Kamis (29/04/2021).

Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah Alwin Basri beserta rombongan disambut oleh Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman Taupiq Wahyudi, Kepala Bidang Bina Marga Achmad Subhan, Plt Kepala Bidang Perumahan Suwarsono, dan Kepala Bidang Sumber Daya Air Muhammad Arif Asnawi beserta stafnya. Dalam sambutannya, Taupiq Wahyudi menjelaskan bahwa pengelolaan infrastruktur jalan dan jembatan diampu oleh Bidang Bina Marga dengan 3 (tiga) seksi, yakni Seksi Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan dengan kegiatan survei kondisi jalan/jembatan dan perencanaan peningkatan maupun pemeliharaan jalan, jembatan serta gorong-gorong; Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan dengan kegiatan peningkatan jalan, jembatan dan gorong-gorong; dan Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan dengan kegiatan pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin jalan, jembatan serta gorong-gorong. Terkait kawasan permukiman terdapat beberapa kegiatan yang diampu oleh Seksi Prasarana dan Sarana Dasar Permukiman diantaranya adalah pembangunan saluran drainase, pemeliharaan rutin saluran drainase, pembangunan saluran air bersih / air minum, dan pembangunan kawasan strategis cepat tumbuh.

Achmad Subhan menambahkan dalam kegiatan pemeliharaan rutin jalan, DPUPKP Kabupaten Sleman memiliki AMP (Asphalt Mixing Plant) / alat pencampur aspal dan peralatan penunjang guna menanggulangi kerusakan jalan yang dikelola oleh Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Peralatan, Laboratorium, dan Pengelolaan Aspal (Allabpas). Dalam pelaksanaannya terbagi menjadi 3 (tiga) wilayah kerja, yakni pemeliharaan jalan sleman barat, pemeliharaan jalan sleman tengah, dan pemeliharaan jalan sleman timur. Sehingga apabila ada laporan tentang kerusakan jalan bisa segera tertangani dengan cepat.

Terkait dengan perumahan, Suwarsono menjelaskan bahwa Bidang Perumahan mengampu beberapa kegiatan, diantaranya adalah penanganan rumah tidak layak huni dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sleman, Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Corporate Social Responsibility (CSR), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman; dan penanganan kawasan kumuh yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Bupati Sleman yang berlaku.


Foto Suasana Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Jawa Tengah

Bagikan Halaman / Postingan ini :