Sosialisasi Pamsimas

Bertempat di Ruang Rapat C Lantai II, pada tanggal 7 dan 8 Maret 2017 Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Sosialisasi Program Pamsimas Tahun 2017. Sosialisasi dihadiri oleh Propincial Project Management Unit (PPMU) Program Pamsimas, Satker Air Minum Propinsi DIY, Kepala DPUPKP, DPMU Pamsimas Kabupaten Sleman, Panitia Kemitraan (pakem) Program Pamsimas, Camat, Kepala Desa, Ka.Bag Desa, BPD Desa Konsultan Pendamping Program Pamsimas Prop. DIY, Konsultan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Prov. DIY dan Fasilitator Program Pamsimas Kab Sleman.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman, Ir. R. Sapto Winarno, M.T. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Program Pamsimas dilaksanakan untuk mendukung dua agenda nasional peningkatan cakupan pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan yaitu 100% akses air minum dan 100% akses sanitasi serta Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Program Pamsimas merupakan program Pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan  yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama untuk keberlanjutan pelayanan karena masyarakat yang lebih tahu apa yang mereka butuhkan, sehingga dalam perencanaan, pelaksanaan, pembangunan, operasional, pemeliharaan dan pengembangannya dilakukan oleh masyarakat.

Program Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan akses aman air minum dan sanitasi layak berkelanjutan, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, menurunkan BABS, dan menurunkan angka penyakit. Pendanaan Program Pamsimas berasal dari anggaran APBN, APBD Prop/Kab, APBDesa, kontribusi masyarakat, anggaran lembaga non pemerintah, DAK (DAK Kesehatan, DAK Air minum, DAK  Sanitasi, dan DAK Infrastruktur), dana pinjaman perbankan (Kredit Usaha Rakyat, Kredit Modal Kerja) dan CSR dengan proporsi pendanaan dalam Pamsimas 70% berasal dari APBN/APBD, 20% berasal dari 16% in kind dan 4% in cash serta 10% berasal dari Anggaran Dana Desa.

Program Pamsimas di Kabupaten Sleman sudah dilaksanakan mulai tahun 2016 dengan lokasi di Kecamatan Prambanan mencakup 5 desa yaitu Desa Bokoharjo, Wukirharjo, Sambirejo, Sumberharjo, dan Gayamharjo. Untuk tahun 2017 ini, Kabupaten Sleman melakukan sosialisasi yang ditujukan di 6 Kecamatan di Kabupaten Sleman meliputi Kecamatan Cangkringan, Pakem, Turi, Tempel, Moyudan, dan Minggir dengan jumlah desa 31 desa. Harapannya setelah adanya sosialisasi kabupaten, desa akan menyatakan surat minat untuk mengikuti Program Pamsimas. (bid-CK)

Bagikan Halaman / Postingan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *